Postingan

Terbaru

Yuk, Mari Ikutan Blog Competition Ini

Gambar
Desember, ya. Bulan paling akhir. Sebagai penanda kalau tahun 2018 ini akan segera berlalu. Sudah dapat apa saja di tahun 2018 ini? Terus ada target apa untuk tahun 2019 nanti yang tinggal menghitung hari?
Salah satu targetku itu membenahi blog dan menulis lebih banyak lagi untuk blogku ini. Melihat arsip blog untuk tahun ini, lumayan. Lumayan banyak dari tahun-tahun kemarin. Memang perlu semangat dan konsisten yang tinggi supaya blog ini tetap hidup dan semakin banyak tulisan yang dimuat.
Waktu itu ada yang bertanya, kenapa sih suka menulis di blog? Awalnya menulis di blog ya karena suka menulis. Menulis blog hanya untuk senang-senang dan melepas penat. Itu saja.
Tapi sekarang nambah lagi deh alasan kenapa aku menulis blog.
Kenapa?
Ya itu supaya bisa ikutan lomba menulis blog.
Dulu coba-coba ikutan kuis kecil-kecilan. Ternyata menyenangkan. Pernah menang eh jadi ketagihan. Karena lebih sering nggak dapat keberuntungan akhirnya semangat untuk berburu kuis ya melempem lagi. Hehe. Quiz …

Target Blogging Tahun Depan (2019)

Gambar
Ternyata sudah tiba di #day30 dengan tema Target Blogging Tahun 2018. Itu adalah tema terakhir untuk blog challenge yang diadakan oleh Blogger Perempuan Network (BPN). Waktu memang berputar cepat. Tak terasa sudah 30 hari aja aku menjalani tantangan itu. Meski awalnya ragu antara mau ikutan atau tidak. Tiga puluh hari nulis untuk blog? Dulu sebulan sekali saja belum tentu kulakukan.
Tapi nyatanya mampu, kan?
Ya, itu antara nekat dan rasa sayang sama blog yang sudah lama kubangun. Tema pada #day1, #day2, dan #day3 itu kembali menyadarkanku untuk apa aku menulis blog, untuk apa aku ‘menghidupkan’ blog ini. Awalnya blog ini kubuat cuma untuk bisa mendapatkan nilai dari dosen. Ya, waktu itu diberi tugas dari dosen dan jawabannya ditulis di blog masing-masing. Setelah tugas selesai dan semester berganti, ya sudah blog ini jadi mati suri.
Tapi lama kelamaan, rasanya kok kasihan melihat blog ini dibiarkan terbengkalai. Seumpamanya ini rumah, rumput liarnya itu sudah tinggi-tinggi, temboknya…

Lima Situs yang Paling Sering Dikunjungi Kalau Nggak Ada Kerjaan

Gambar
Dih, tuh judul kurang panjang sepanjang jalan kenangan.
Sungguh berbahagialah hidup di zaman sekarang. Zaman dimana kecanggihan teknologi internet benar-benar sangat membantu aktivitas manusia. Nggak perlu jauh-jauh cari hiburan di kala merasa penat dan bosan. Nggak perlu tambah pusing juga kalau lagi bokek atau belum gajian. Untuk sementara, lewat PC atau smartphone bisa kok mendapatkan hiburan yang nggak kalah keren. Yang penting sediakan kuota internet yang cukup (banyak).
Lagi libur, pekerjaan rumah sudah selesai semua, mau keluar rumah tapi nggak berminat. Ini dia lima situs yang sering aku kunjungi kalau aku lagi santai-santai manja.
YouTube Semua pasti tahu tentang situs yang satu ini. Mau nonton video apa aja semua ada di sini. Dari yang paling menarik sampai yang membosankan. Dari yang banyak memberi manfaat sampai yang cuma buang-buang kuota internetku aja. (Ya, nggak usah ditontonlah. Gitu aja kok repot).
Pada #day18 temanya itu youtuber favorit. Di sana ada lima channel yang…

Hello, Yang Kusayang

Gambar
Kalau Mael Lee itu adalah preman terkuat di bumi.
Maka bagiku, Mamaklah wanita yang paling kuat yang ada di bumi dan dalam hidupku. Wanita yang telah mempertaruhkan nyawanya demi kelahiranku dan adikku. Berdel-del rasa sakit yang menghantam dirinya, tapi tidak dia pedulikan demi aku dan juga adikku.
Pernah waktu asam uratnya kambuh, lengan kanannya sangat sakit, katanya. Sambil kubalur lengannya pakai minyak gosok (tanpa kuurut pastinya), kukatakan padanya. “Kan lebih sakit waktu melahirkanku, Mak.”
Dia menyanggahnya, dia bilang kalau dia sudah lupa seperti apa rasa sakit yang dirasanya saat melahirkanku waktu itu.
Oh, Mak, yang begitu multitasking, kalau istilahnya zaman sekarang. Semua pekerjaan di rumah mampu diampunya. Sambil memasak dia bisa mencuci piring, bisa menyapu rumah, bisa juga sekalian menjaga aku dan adikku di saat kami masih kecil.
Dulu aku suka kesal kalau dia memarahiku, melarangku melakukan apa yang kumau. Padahal sebenarnya dialah yang paling tahu apa yang baik …

Lima Kebahagiaan Sederhana

Gambar
Bagiku, untuk bisa merasa bahagia itu nggak perlu hal-hal yang mahal. Sesuatu yang sederhana yang bisa membuatku tersenyum itu adalah kebahagiaan yang istimewa. Hal-hal yang membuatku bahagia enggak muluk-muluk, kok. Lima di antaranya adalah:
Kedua Orangtua Sehat Hampir setiap hari aku mendengar keluhan orang-orang yang sakit. Kebanyakan memang orang-orang yang sudah berusia lanjut, yang fisiknya tidak sebugar waktu mereka masih muda. Ada yang asam urat, kolestrol, gula darah, rematik, darah tinggi, dan segala macam. Aku jadi ingat ayah dan mamak di rumah. Yang satu punya sakit asma, yang satu asam uratnya suka kambuh. Nggak tega rasanya kalau melihat mereka sedang menahan sakit. Obat-obat untuk pertolongan pertama selalu ada kusediakan.
Masakan Mamak Makanan enak di luar rumah memang banyak dan bervariasi. Tapi bagi lidahku nggak ada yang ngalahin masakan yang dibuat oleh mamakku. Meski yang dimasaknya itu cuma sambal tempe dan gulai daun singkong, tapi bagiku rasanya luar biasa dan b…

Produk Kecantikan yang Cocok Untuk Kulitku

Gambar
Aku senang menonton video tutorial makeup yang ada di Instagram ataupun Youtube. Rasanya kok gampang gitu, ya, melihat beauty vlogger itu mengaplikasikan produk makeup ke wajah mereka. Lantas kucoba-coba ke diriku sendiri dan ternyata...aku nggak mampu. Haha. Itu sulit bagiku. Selain itu aku juga nggak pede keluar rumah pake pewarna bibir yang menurutku terang (tapi ternyata bagi orang lain nggak).
Ada perempuan yang tetap pede ke luar rumah tanpa polesan makeup. Ada juga yang merasa aneh jika dirinya tidak memakai makeup. Tidak ada yang salah dari keduanya. Lakukan saja apa yang membuat diri sendiri nyaman dan yang penting tidak merugikan orang lain.
Walau nggak jago dandan paling nggak kulit harus sehat dan dirawat. Jadi kalau nggak pakai makeup, masih tetap kelihatan cantik. Cantik yang alami. (Semua perempuan itu cantik).
Aku ingat dulu wajahku pernah ‘rusak’ karena jerawat yang tumbuh di setiap sudut wajah. Sampai aku nggak tahu lagi mana kulit wajahku, mana jerawat. Parah. Itu …

Kenangan Masa Kecil

Gambar
Kenangan masa kecil, ya?
Hm...
Folder Kenangan Masa Kecil masih tersimpan apik di dalam memori otakku. Meski sebenarnya nggak semuanya bisa kuingat. 
Mandi hujan pernah, tapi nggak pernah coba-coba mandi di sungai Deli, bisa kena marah aku. Tempat tinggalku yang dulu itu dekat sama sungai. Kira-kira jaraknya 10 meter dari halaman belakang rumah. Bisa mandi di sungai itu kalau pas liburan ke rumah nenek yang di daerah Siantar. (Sekarang sebenarnya masih mandi di sungai kalo berkunjung ke rumah nenek. Sungainya masih jernih sih di sana).
Dulu waktu itu berjalan terasa lama, nggak cepat kayak sekarang. Libur seminggu saja rasanya sudah kenyang, sekarang malah kurang. Jarak dari pagi ke sore itu rasanya juga lama, jadi pulang sekolah kalau nggak ada kegiatan lagi ya main-main bareng kawan-kawan. Kalo sekarang, bulan Ramadan waktu itu pernah buka bersama sekaligus reuni sama kawan-kawan SMA. Rentang waktu dari magrib ke jam 9 itu rasanya singkat. Padahal cuma makan dan foto-foto, ya cerit…